pilihan +INDEKS
Gubernur Riau Abdul Wahid: Daerah Butuh Kewenangan Lebih dalam Otonomi
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menyebutkan bahwa saat ini, otonomi daerah sejauh ini masih berjalan. Namun demikian, pihaknya berharap ada kewenangan yang harus diberikan ke daerah supaya tata kelola nya dapat lebih dikoordinasikan. Terutama koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan juga pemerintah pusat.
“Kalau otonomi daerah sejauh ini masih berjalan. Namun harus ada kewenangan yang diberikan ke daerah agar lebih mudah dikoordinasikan,” katanya, Jumat.
Gubri Abdul Wahid mencontohkan, salah satunya yakni soal izin pertambangan. Yang mana saat ini banyak dialihkan ke pemerintah pusat. Pihaknya berharap persoalan perizinan tersebut kembali ke daerah, namun tetap dengan panduan.
“Sehingga ada pemasukan untuk daerah, jadi ada pembagian mana saja yang dikelola pusat dan daerah. Sehingga tidak menghambat pembangunan,” sebutnya.
Ia juga kembali mencontohkan, jika kuasa suatu pertambangan memiliki luas 1.000 ha lebih itu menjadi tanggung jawab pusat. Sedangkan yang luas lahannya dibawah itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Jadi tetap ada klasifikasinya. Seperti 1000 ha kebawah itu provinsi, 500 ha kebawah itu kabupaten,” ujarnya.
Dengan demikian, pihaknya berharap investasi yang akan masuk ke daerah juga akan lebih mudah dan fleksibel. Selain itu, pihaknya juga meminta otonomi daerah juga ada kekuasaan dalam mengatur birokrasi.
“Jadi jangan semua urusan birokrasi itu ditarik ke pusat. Lebih fleksibel lah, sehingga manajemen ASN juga lebih mudah,” harapnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Ojol Pekanbaru Serbu Layanan Setrika Uap Jaket dan Cukur Rambut Gratis di Kawasan STC
PEKANBARU - Siapa bilang polisi cuma jago nilang di jalanan? Pemandangan be.
Apel K3 Nasional 2026 di Riau, Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
PEKABARU - Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja tidak dapat dilakukan .
Penyeberangan RoRo Bengkalis Segera Terapkan E-Tiketing
BENGKALIS – Layanan penyeberangan kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) di Ka.
Neraca Perdagangan Riau 2025 Surplus Besar, Ekspor Melonjak dan Impor Menurun
PEKANBARU – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Riau sepanjang 2.
Persiraja Banda Aceh Taklukkan PSPS Pekanbaru 4-2 di Pekan Terakhir Championship 2025/2026
PEKANBARU - Persiraja Banda Aceh meraih kemenangan atas PSPS Pekanbaru den.
Fenomena FOMO dan Impulsive Buying Jadi Perhatian dalam Kajian Behavioral Finance
PEKANBARU — Perkembangan media sosial dan trend digital saat ini dinilai memberikan pengaru.



.jpg)



